CEGAH KONFLIK SOSIAL ATAU GANGGUAN KAMTIBMAS SATPOLAIRUD KETAPANG LAKSANAKAN PENGAMANAN DI SPBU SUKABANGUN
Ketapang, 28/07/26 situasi penyaluran BBM jenis subsidi maupun non subsidi hingga kini masih dilakukan pengamanan dan pengawasan oleh jajaran personil Polres Ketapang dalam penyalurannya, khususnya SPBU Sukabangun Ketapang, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas, beberapa personil Satpolairud Ketapang Polres Ketapang masih diikut sertakan untuk melaksanakan pengamanan di SPBU Sukabangun tersebut.
Selain dari personil Satpolairud Ketapang, pengamanan di SPBU Sukabangun tersebut juga ada dilibatkan dari Anggota Satpol - PP Ketapang yang berjumlah dua orang, pengamanan dimulai sejak pukul 07.30 wib, yang mana pada hari ini stok BBM pertalit ataupun pertamax sudah tersedia, begitu juga dengan jenis Bio solar dan Dexlite.
Situasi disekitar SPBU Sukabangun hari ini terlihat antrian kendaraan bermotor cukup ramai, namun aman terkendali, pengisian berjalan lancar, berkat adanya personil Satpolairud Ketapang dan Sat Pol PP yang melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pengisian BBM, sehingga pengisian terhadap kendaraan berjalan sesuai standar dan tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan.
Para personil Satpolairud Ketapang dalam kegiatan pengamanan dan pengawasan ini terlihat memonitor pengisian kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat serta roda enam, hal ini tidak lain untuk menghindari penyalahgunaan penyaluran BBM melebihi standar ketentuan yang ada, kemudian melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengatur posisi kendaraan yang mengantri di SPBU Sukabangun tersebut agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar dan tidak menimbulkan macet di jalan raya.
PS. Kasat Polairud Ketapang IPTU SUHARTO juga ikut melakukan monitoring ditempat tersebut, guna memastikan personil Satpolairud yang berjaga, bekerja secara maksimal, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, pihak pengurus SPBU juga diingatkan, agar tidak melakukan penyimpangan atau bekerja sama dengan mafia migas saat melakukan pengisian terhadap kendaraan baik roda dua hingga roda enam, yang bisa merugikan masyarakat untuk mengisi BBM guna keperluan sehari-hari.


Komentar
Posting Komentar