PENGAMANAN DAN PENGAWASAN DI BANDARA RAHADI OESMAN OLEH SATPOLAIRUD KETAPANG DIMASA OPERASI LILIN KAPUAS 2025


Ketapang- Sabtu (27/12/2025), bandara Rahadi Oesman Ketapang, hingga kini penumpang masih terlihat normal dimasa perayaan natal dan menjelang tahun baru 2026, terkait hal tersebut Kepolisian Daerah Kalimantan Barat dimasa Oprasi kepolisian Lilin Kapuas 2025, hususnya Polres Ketapang melibatkan Satuan Polisi Perairan dan Udara atau Satpolairud, untuk melakukan pengawasan atau pengamanan disekitar bandara ketapang tersebut guna memberikan rasa aman dan lancar kepada para penumpang.

KBO Satpolairud Ketapang IPTU SUHARTO yang bertugas sebagai perwira pengen terlihat beberapa kali mengingatkan para penumpang untuk tetap berhati-hati terhadap barang bawaan, supaya tidak tertinggal, tertukar atau hilang.

Selain personil Satpolairud Ketapang juga ada personil dari instansi lain juga ikut bergabung melaksanakan pengamanan bersama ditempat tersebut, seperti dari TNI, BASARNAS, BMKG, BPBD, Sat Pol PP dan Dishub, hal ini untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

" Kahadiran kami di Posko Terpadu Operasi Lilin Kapuas 2025 ini, tidak lain adalah untuk memberikan rasa aman bagi penumpang, antisipasi terjadi gangguan keamanan atau tindak pidana yang mungkin terjadi di bandara Rahadi Oesman ini,  harapan kami semoga masyarakat yang menggunakan jasa tarnsportasi udara merasa aman dan nyaman dan tidak mendapati masalah dan perjalanan menjadi lancar sampai tujuan " Ujar KBO Satpolairud Iptu Suharto.

Transportasi udara melalui Bandara Rahadi Oesman Ketapang adalah salah satu alternatif pilihan bagi masyarakat selain transortasi darat dan laut untuk keluar maupun masuk wilayah Kabupaten Ketapang, yang hingga kini situasi keamanan masih terjaga dengan baik.



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CUACA DI WILAYAH KETAPANG BELUM NORMAL POALIR HIMBAU NELAYAN WASPADA DI PERAIRAN

PENGECEKAN INSTALASI LISKTRIK MAKO SATPOLAIRUD POLRES KETAPANG

KEGIATAN RUTIN SATPOLAIRUD KETAPANG MONITOR AKTIVITAS MASYARAKAT DI OBJEK VITAL SEPUTAR SUNGAI PAWAN